Universitas Gadjah Mada Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sekilas Pandang
    • Visi & Misi
    • Manajemen dan Peneliti
    • Lokasi
  • Kegiatan
    • Penelitian
      • Pendaftaran Penelitian PSEKP UGM
      • Asisten Penelitian PSEKP UGM
    • Pelatihan & Workshop
    • Konsultasi & Pendampingan
    • Kerjasama antar Perguruan Tinggi
  • Beranda
  • Artikel
  • Artikel
  • hal. 3
Arsip:

Artikel

Revolusi Industri 4.0

ArtikelBerita Selasa, 10 April 2018

Kompas – Analisis Ekonomi, Selasa 10 April 2018

Revolusi industri gelombang ke empat, yang juga disebut industri 4.0, kini telah tiba. Industri 4.0 adalah tren terbaru teknologi yang sedemikian rupa canggihnya, yang berpengaruh besar terhadap proses produksi pada sektor manufaktur. Teknologi canggih tersebut termasuk artificial intelligence (AI), e-commerce, big data, fintech, shared economies, hingga penggunaan robot. Istilah industri 4.0 pertama kali diperkenalkan pada Hannover Fair 2011, yang ditandai dengan revolusi digital. read more

Utang Luar Negeri

ArtikelBerita Selasa, 20 Maret 2018

Kompas – Analisis Ekonomi, Selasa 20 Maret 2018

Bank Indonesia (BI) baru saja mengumumkan posisi terakhir utang luar negeri Indonesia, baik yang dilakukan oleh pemerintah dan BI maupun oleh swasta. Akhir-akhir ini banyak kritik terhadap penambahan utang oleh Indonesia. Dari satu sisi, kritik tersebut benar karena kita pernah mempunyai trauma berat tatkala mengalami krisis besar pada 20 tahun silam (1998) yang penyebab utamanya utang luar negeri. Namun di sisi lain, sebagian kritik tersebut tidak akurat, karena masalah utang memang mengandung banyak segi serta aneka data dan rasio-rasio, yang seringkali bisa disalahartikan (misleading). read more

Rupiah Terimbas The Fed

ArtikelBerita Rabu, 7 Maret 2018

Kompas – Opini, Rabu 7 Maret 2018

Sejak Rabu pekan lalu (28/2) kurs rupiah melemah cukup tajam hingga melampaui batas psikologis. Titik terendahnya mencapai Rp 13.800 per dollar AS, sebelum beranjak menguat ke Rp 13.700 per dollar AS (5/3). Melemahnya rupiah kali ini bisa dibilang murni disebabkan oleh faktor eksternal, yakni pidato pertama Jerome Powell (Ketua The Fed yang baru) di depan Kongres AS. Powell secara resmi menggantikan Janet Yellen yang tak mau dipilih lagi, sejak 5 Februari 2018. read more

Christine Lagarde dan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali

ArtikelBerita Senin, 5 Maret 2018

Media Indonesia – Kolom Pakar, Senin 5 Maret 2018

Pekan lalu, Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF), Christine Lagarde, berkunjung ke Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, seperti dikatakannya saat memberi sambutan di seminar yang diselenggarakan Bank Indonesia (27 Februari 2018), dia berada di Indonesia selama seminggu. Belum pernah ada dalam sejarah IMF, bahwa managing director-nya mengunjungi suatu negara sampai seminggu.

Tidak cuma berkunjung ke istana Merdeka untuk menemui Presiden Jokowi, lalu diajak blusukan ke Tanah Abang, lalu memberikan dua seminar besar di Jakarta, berkunjung ke Bali menengok persiapan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia 2018, Christine bahkan sempat ceramah di Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada, di Yogyakarta. Dia menjadi pembicara bersama CEO Bukalapak Achmad Zaky, membahas perkembangan cepat ekonomi digital. read more

Insiden Infrastruktur

ArtikelBerita Selasa, 27 Februari 2018

Kompas – Analisis Ekonomi, Selasa 27 Februari 2018

Robohnya beberapa fasilitas yang terjadi dalam proses pembangunan infrastruktur selama dua bulan terakhir, seperti menyadarkan kita bahwa membangun infrastruktur bukanlah semata-mata soal mengejar aspek kuantitatif (jumlah, panjang, volume), namun juga aspek kualitatif (keselamatan dan kualitas bangunan) yang tak kalah prioritas.

Pemerintah memang nampak amat antusias mendorong pembangunan infrastruktur, karena Indonesia masih tercecer dibandingkan negara tetangga. Namun hal itu tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan dan kualitas. Soalnya, infrastruktur tersebut akan digunakan untuk rentang waktu yang panjang, bahkan menembus seabad untuk kasus, misalnya, kereta bawah tanah (MRT) dan bendungan. Bukan cuma untuk perspektif pendek 5-10 tahun ke depan. read more

Pertumbuhan Stagnan

ArtikelBerita Selasa, 6 Februari 2018

Kompas – Analisis Ekonomi, Selasa 6 Februari 2018

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017 sebesar 5,07 persen, yang berarti tidak beranjak dari pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya 5,03 persen. Di satu pihak, tentu hal ini mengecewakan, karena belum ada lompatan yang signifikan. Perekonomian memang masih tumbuh, namun dengan laju konstan. Pertumbuhan konsumsi masyarakat seperti terperangkap di bawah 5 persen.

Secara umum, beberapa indikator ekonomi makro memang memberi indikasi positif. Itulah sebabnya Presiden Joko Widodo mengeluh, kenapa indikator ekonomi makro terjaga baik (inflasi rendah, cadangan devisa naik, suku bunga turun), tetapi tidak terefleksikan menjadi pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen ? read more

Menggugat Bitcoin

ArtikelBerita Selasa, 30 Januari 2018

Kompas – Analisa Ekonomi, Selasa 30 Januari 2018

Bank Indonesia (BI) secara resmi telah melarang penggunaan bitcoin─secara generik disebut cryptocurrency atau mata uang virtual/digital─sebagai matauang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia. Kementerian Keuangan juga mendukung keputusan ini. Fenomena bitcoin telah menjadi kontroversial, sejak pertama kali diperkenalkan pada 2008 oleh seseorang atau suatu kelompok yang menamakan dirinya Satoshi Nakamoto (diduga samaran).

Sikap tegas BI sama dengan yang dilakukan China. Sedangkan di banyak negara lain, termasuk Amerika Serikat, masih cenderung bingung dan mendua, antara lain dengan alasan “sedang dipelajari”. Mengapa bitcoin tidak bisa kita terima ? read more

Menghela Pertumbuhan

ArtikelBerita Selasa, 9 Januari 2018

Kompas – Analisis Ekonomi, Selasa 9 Januari 2018

Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2017 hampir bisa dipastikan tidak sampai menyentuh 5,1 persen. Namun pada sisi lain, indeks harga saham gabungan (IHSG) justru terus mencetak rekor baru, hingga mencapai 6.353 pada akhir pekan lalu. Kenapa bursa efek bergairah, namun tidak terefleksikan pada data pertumbuhan ekonomi?

Presiden Jokowi juga mengeluh, kenapa berbagai indikator perekonomian sudah membaik, namun belum bermuara pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Pertumbuhan seperti “terperangkap” pada level 5 persen. Mengapa tidak bisa lebih? read more

Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas

ArtikelBerita Senin, 4 Desember 2017

Kompas – Analisis Ekonomi, Senin 4 Desember 2017

Pekan lalu, harian Kompas kembali menyelenggarakan seminar tahunan yang menghadirkan 100 pimpinan perusahaan (CEO) nasional terpilih. Acara ini menjadi penting tatkala perekonomian nasional dan global masih dilanda kegalauan. Perekonomian dihinggapi ketidakpastian, sehingga pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia cenderung tertahan. Situasi ini sering disebut sebagai normal baru (new normal), yakni kondisi perekonomian sesudah terjadinya krisis finansial 2007-2008, yang berlanjut dengan krisis global 2008-2012, yang kemudian mencari level ekuilibrium baru. read more

Mengapa Kita Perlu Tumbuh di Atas 5 Persen?

ArtikelBerita Selasa, 21 November 2017

Kompas – Analisis Ekonomi, Senin 20 November 2017

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,2 persen pada tahun ini, dan 5,4 persen pada tahun depan. Angka ini mirip dengan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan 5,2 persen (2017) dan 5,3 persen (2018). IMF melaporkan proyeksinya dalam World Economic Outlook: Seeking Sustainable Growth─Short-Term  Recovery, Long-Term Challenges, Washington DC: 10 Oktober 2017.

IMF mencatat, bahwa di seluruh dunia kini terjadi sedikit perbaikan pertumbuhan ekonomi, karena kian meningkatnya kepercayaan produsen dan konsumen. Investasi meningkat, permintaan barang dan jasa oleh konsumen juga beranjak. Indonesia, sebagaimana negara-negara tetangga Asia Tenggara, juga mengalami sedikit kenaikan pertumbuhan ekonomi, tetapi tidak signifikan. read more

1234

Artikel Terbaru

  • BIMTEK/DIKLAT/WORKSHOP Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM 2020
Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik (PSEKP)
Universitas Gadjah Mada
Bulaksumur, Yogyakarta 55281
psekp.ugm@ugm.ac.id
+62 (274) 564926
+62 (274) 581827

© PSEKP Universitas Gajah Mada 2019

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY